Dalam pertandingan yang awalnya berjalan cukup seimbang, Liverpool baru membuka keunggulan pada menit ke-43 melalui Cody Gakpo. Gol tersebut menutup babak pertama dengan skor 1-0, membuat banyak pihak mengira laga akan berlangsung ketat hingga akhir.
Namun, situasi berubah drastis di babak kedua.
Liverpool tampil sangat dominan dan tanpa ampun. Darwin Núñez menggandakan keunggulan pada menit ke-47, disusul gol kedua Gakpo lima menit kemudian. Manchester United tampak kehilangan fokus dan kesulitan membendung serangan cepat tuan rumah.
Mohamed Salah kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor dengan dua gol, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda klub. Sementara itu, Núñez menambah gol keduanya sebelum Roberto Firmino menutup pesta gol Liverpool di menit-menit akhir.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi yang terbesar bagi Liverpool atas Manchester United, tetapi juga menjadi salah satu hasil paling mengejutkan dalam sejarah Premier League, mengingat performa apik yang sedang ditunjukkan MU sebelum laga tersebut.
Pelatih Liverpool saat itu, Jürgen Klopp, menyebut kemenangan ini sebagai “hasil yang luar biasa”, sementara kubu Manchester United mengakui timnya mengalami malam yang sangat buruk.
Hasil 7-0 ini akan selalu dikenang sebagai salah satu momen paling ikonik dalam sejarah rivalitas dua klub raksasa Inggris tersebut.