Iran telah menyampaikan proposal perdamaian berisi 14 poin kepada Pakistan sebagai mediator dalam upaya meredakan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Proposal tersebut dibagi menjadi tiga tahap utama, yang mencakup penghentian konflik, pengaturan terkait program nuklir, hingga pembentukan sistem keamanan regional dalam jangka panjang.

Mengutip Al Jazeera, Senin, 4 Mei 2026, berikut rincian proposal tersebut:

Fase Pertama

* Menghentikan seluruh konflik dalam waktu 30 hari di semua wilayah
* Membentuk kerangka kerja internasional untuk memastikan konflik tidak berlanjut
* Menyepakati pakta non-agresi antara Iran dan Amerika Serikat
* Pakta tersebut juga melibatkan sekutu regional Iran dan Israel
* Membuka kembali Selat Hormuz secara bertahap, dengan Iran membersihkan ranjau dan kemungkinan mendapat dukungan dari AS
* Pencabutan blokade pelabuhan Iran dilakukan bertahap seiring pembukaan kembali Selat
* Penarikan pasukan AS di sekitar Iran serta penghentian peningkatan kekuatan militer

Fase Kedua

* Opsi pembekuan pengayaan uranium Iran hingga 15 tahun
* Setelah itu, Iran melanjutkan pengayaan pada level 3,6 persen dengan stok nol
* Tidak ada pembongkaran atau penghancuran fasilitas nuklir
* Mempertimbangkan pengelolaan stok uranium, seperti dipindahkan ke luar negeri atau diencerkan
* Menuntut kejelasan mekanisme pencabutan sanksi sebagai imbalan langkah nuklir
* Pencabutan sanksi dilakukan secara bertahap, termasuk pembukaan dana yang dibekukan

Fase Ketiga

* Iran akan memulai dialog strategis dengan negara-negara Arab dan mitra regional guna membangun keamanan kawasan

Pemerintah Iran menyatakan telah menerima tanggapan dari Amerika Serikat terkait proposal ini, namun tidak merinci isi respons tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebut bahwa sejauh ini belum akan ada pembahasan khusus terkait isu nuklir.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan sedang meninjau proposal terbaru dari Iran, namun memberi sinyal bahwa ia kemungkinan tidak akan menyetujuinya.
Catatan Redaksi: Artikel ini diterbitkan oleh BeritaDunia. Setiap pembaruan akan ditampilkan melalui halaman artikel ini.